Profil Desa

Monografi Desa Banjar

Desa Banjar merupakan desa yang istimewah dan juga sejuk.  Desa Banjar Kecamatan Galis memiliki luas wilayah ±10.199 Ha dan memiliki jumlah penduduk ±1.003.734, lingkungan di Desa Banjar memiliki sumber daya alam yang begitu tinggi. Tanah di desa Banjar tergolong subur sehingga banyak tumbuhan yang dapat tumbuh di Desa Banjar misalnya, durian, rambutan, dan lain-lain yang tumbuh secara musiman, selain itu di sekitar perjalanan menelusuri dusun-dusun yang berada di Desa Banjar banyak tumbuhan besar seperti pohon jati yang tumbuh di sekeliling kiri kanan jalan. Dengan banyaknya tumbuhan ini membuat Desa Banjar terasa sangat sejuk. Desa Banjar yang terletak di Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan memiliki potensi yang tinggi di bidang Pertanian dan Peternakan, rata-rata masyarakat yang tinggal di Desa Banjar memiliki mata pencaharian sehari-hari dari hasil tani dan hasil ternak. Selain masyarakat yang menetap di desa juga banyak masyarakat Banjar yang pergi keluar kota (merantau) untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar untuk keberlangsungan kehidupan keluarga di Desa.

Kondisi Sosial Ekonomi 
Sosial Ekonomi adalah kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok masyarakat yang ditentukan oleh jenis aktivitas ekonomi, pendidikan dan pendapatan yang diterima oleh masyarakat.
Salah satu fungsi utama social ekonomi masyarakat pedesaan di Indonesia adalah melakukan berbagai kegiatan  produksi,terutama di sector pertanian, peternakan dan  perikanan dengan orientasi produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar baik di tingkat desa  itu sendiri atau ditingkat lain yang lebih luas. Dengan demikian mudahlah dimengerti, apabilah sebagian besar masyarakat desa melakukan kegiatan utamanya dalam kegiatan pengelolahan dan pemanfaatan lahan pertanian.
Karena fungsi sosial ekonomi utama masyarakat pedesaan seperti hal tersebut di atas, maka sumber daya fisik utama yang paling penting dalam kehidupan masyarkat pedesaan tersebut adalah tanah untuk lahan pertanian maupun budidaya peternakan
Namun untuk mempermudah anda memahami kondisi sosial ekonomi Desa Banjar maka sangat  urgent bagi kami untuk menyertakan ulasan mengenai pekerjaan masyarakat. Di Desa Banjar Kecamatan Galis, masyarakat sebagian besar memiiki mata pencaharian pertanian karena tanah di Desa Banajar sangat subur untuk ditanami berbagai macam hasi bumi misalnya, singkong, durin, rambutan, salak, jagung,dll. Selain itu juga ada masyarakat yang berternak misalnya bebek, ayam, sapi dan kambing. Bagian pemuda-pemuda di Desa Banjar kebanyakan pergi merantau keluar kota. 


Kondisi Sosial Budaya
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam budaya terkandung dalam serangkian nilai sosial, pandangan hidup, cita-cita pengetahuan dan keyakinan serta aturan-aturaan yang saling berkaitan sehingga terbentuk satu kesatuan yang bulat. Fungsinya merupakan pedoman tertinggi dalam bersikap dan berperilaku dalam kehidupan masyarakat.
Dalam tradisi masyarakat Banjar masih menjalankan tradisi-tradisi yang mereka warisi dari generasi kegenerasi dan dipertahankan hingga sekarang. wujud dari implikasi ini bisa dilihat dari kehidupan keseharian maupun dari kegiatan-kegiatan yang mereka laksanakan bersama.

1.      Pencak Silat
Pencak silat merupakan organisasi masyarakaat yang bergerak di bidang ilmu bela diri. Putra setia adalah salah satu perguruan bela diri yang terdapat di Pulau Madura yang terletak di Desa Banjar. Bela diri ini bermula dari para tetua yang ada di Desa Banjar yang mempuyai inisiatif untuk menumbuhkan rasa saling melindungi antar sesama tetangga, khususnya para masyarakat di Desa banjar yang kebanyakan merantau keluar desa. Hal ini sesuai dengan kepercayaan masyarakat Madura yang menilai kehidupan sangat penting untuk memperhatikan masalah tanggung jawab dan nilai persaudaraan yang tinggi
Perguruan pencak silat putra Setia berdiri sekitar tahun ..., yang dimotori oleh ..., dalam kegiatan rutinitasnya berlangsung di rumah salah satu masyarakat Desa Banjar. Perguruan silat putra Setia tidak membatasi usia, karena pada hakikatnya setiap manusia mempunyai haknya sendiri-sendiri dalam mencari ilmu.

2.       Hadrah Al Usmani
Hadrah Al Usmani terbentuk atau berdiri pada tahun 2008 yang dipelopori oleh Hamdani. Hadrah merupakan kegiatan kelompok masyarakat yang menggunakan alat rebana untuk menghasilkan suatu bunyi untuk mengiringi lantunan suara vokal. Kegiatan hadrah di Desa banjar biasanya diselenggarakan pada acara-acara religi, yang bersifat panjatan sukur kepada Allah.

3.      Sakera Darul Ullum
Sakera Darul Ulum baru di bentuk pada tahun 2014 yang di pelopori oleh Abdullah Hudaifi. Sakera Darul Ulum berasal dari inisiatif pelopor yang bekerja keras mengumpulkan para alumni yang ada di yayasan Darul Ulum, para alumni keluar mengabdi kemudian mereka di tarik untuk bergabung kembali mengumpulkan menyatukan segala ilmu yang diperoleh pada saat menerima ilmu dari pergutuan lainnya.  

3.       Organisasi IKBAR
IKBAR merupakan sebuah wadah yang  diciptakan untuk menampung dan menggabungkan seluruh pemuda Desa Banjar, ikatan tersebut bermuara pada kata, yaitu "manfaat", dengan aspek kebermanfaatan inilah untuk usaha mencari dan mengoptimalkan potensi yang ada untuk dikembangkan untuk kemajuan masyarakat Desa Banjar pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Semoga dengan hadirnya wadah ini, memberikan dampak yang positif bagi generasi muda, lingkungan serta masyarakat luas.

Awal mula terbentuknya IKBAR bermula ketika masyarakat Desa Banjar yang kebanyakan melakukan aktivitas di luar Madura, hingga pada saat itu munculah inisiatif untuk membuat suatu wadah untuk masyarakan desa banjar yang bersinggah diluar. Para pemotor perkumpulan atau wadah itu diantaranya adalah Bpk. Ansor, H. Jauhari, KH. Khodri Romli, H. Asmar (Alm), Munaji (Alm), Jais (Alm), dan M.Ripin.
 

0 komentar:

Post a Comment

 

Copyright © Banjar - Galis™ is a registered trademark.
Blogger Templates Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.